Kam. Sep 29th, 2022

Selain wisata alam yang indah, Bandung juga memiliki banyak alternatif wisata lainnya. Bagi pecinta seni ada terdapat beberapa lokasi yang dapat dijadikan pilihan di Bandung. Salah satunya adalah Museum Barli yang terletak di daerah Sukasari. Menawarkan wisata seni yang memiliki beragam koleksi karya lukisan yang indah.

Pada awal berdirinya, Museum Barli merupakan private museum yang tidak dibuka untuk umum. Namun, seiring berlalunya waktu siapa saja bisa berkunjung ke sini untuk menikmati karya seni Barli Sasmitawinata. Museum menempati bangunan tiga lantai yang terbagi dalam empat ruangan, setiap lantai memiliki nama masing-masing. Lantai dasar yang dinamakan Lantai Agung, digunakan untuk kegiatan pendidikan, diskusi dan pagelaran seni. Agung diambil dari nama putra Barli, yakni Agung Wiwekaputera. Lantai satu dinamakan Lantai Nakisbandiah, diambil dari nama salah seorang istrinya, kerap digunakan sebagai ruang pameran. Lantai Nakisbandiah memiliki bangunan sayap yang diberi nama Chandra’s Gallery. Ruangan ini juga digunakan untuk pameran.

Kumpulan lukisan yang dipamerkan di Museum ini adalah karya para seniman daerah Bandung dan sekitarnya. Tak hanya karya lukis, ada pula koleksi mainan kuno yang menjadi daya tarik. Hal tersebut tentu menjadi satu hal yang membuat museum ini berbeda. Semakin kesini wisata museum ini pun semakin berkembang. Areanya sudah dilengkapi café estetik yang terlihat instagramable. Tempatnya sangat strategis karena terletak di pusat kota Bandung.

Sejarah Museum Barli Bandung

Kalian, Sejarah Museum Barli Bandung sendiri didirikan selain sebagai tempat untuk menampilkan karya seni para seniman bandung,juga dibangun dengan tujuan yang lebih besar yaitu berikan tempat edukasi untuk membangunkan kesadaran masyarakat umum akan karya seni.

ide dan gagasan mendirikan museum di bandung ini sendiri diprakarsai oleh sang pemilik museum ini yaitu Barli Sasmitawinata.gagasan mendirikan bangunan museum ini, diwujudkan pembangunannya di bantu oleh seorang arsitek muda bandung pada saat iru, Charles Ali.

Museum ini sendiri dibangun di luas tanah sekitar 640 meter oersegi, dengan bangunan menempati luas sekitar 1.200 m2.Museum ini memiliki 3 lantai dan terbagi ke dalam beberapa ruangan museum , dengan memiliki fungsi ruangan yang berbeda denganyang lainnya.

Museum Barli diresmikan dan dibuka sebagai Tempat Wisata di Bandung Yang Baru pada masanya adalah pada tanggal 26 Oktober 1992 oleh Menparpostel.Hadirnya museum ini menjadi sarana apreasi karya seni rupa yang penuh nilai-nilai estetik , dan sekaligus menjadi tonggak sejarah perjalanan seni rupa Bandung.

Harga Tiket Masuk

Museum Barli mematok harga tiket yang sangat terjangkau. Dimana pengunjung umum dan pelajar dibedakan biaya masuknya. Bagi pelajar, wajib memperlihatkan kartu pelajar untuk mendapatkan harga khusus.