Rab. Okt 5th, 2022

Bandung adalah salah satu destinasi wisata yang tak pernah hilang dari sorotan. Begitu juga wisata di Dago yang identik dengan pemandangan alam yang memanjakan mata.Dago adalah objek wisata dataran tinggi yang berlokasi di Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat.Tak heran, suasana sejuk dan nyaman di tempat ini membuat wisatawan ingin selalu mengunjunginya.

Fakta Menarik Tentang Kawasan Dago Bandung !

Dago merupakan sebuah kawasan di Bandung yang sangat terkenal. Sebagian besar wisatawan yang datang ke Kota Bandung, pasti ingin menyambangi kawasan ini. Selain terkenal dengan keasriannya, kawasan Dago juga dikenal sebagai tempat wisata belanja serta kuliner eksis di Bandung.

Kawasan Dago, terutama yang berada di Jalan Ir. H. Juanda, suasananya selalu semarak. Apalagi setiap akhir pekan, selalu diadakan car free day.

1. Pusat Pendidikan

Dago juga tak lepas dari pendidikan. Sejumlah sekolah hingga universitas yang berdekatan dengan kawasan itu berdiri. Sebut dana Institut Teknologi Bandung. Lokasi kampus tersebut berada di Jalan Ganesa yang bersebelahan dengan area Dago.

2.Dago dibangun oleh Pemerintah Belanda

Sebagai salah satu wilayah yang dijajah Belanda cukup lama, kemajuan kota Bandung tidak lepas dari campur tangan mereka. Selain Dago yang menjadi pusat kegiatan CFD Bandung, di kota ini juga banyak ditemukan bangunan khas Belanda yang artistik.

Pembangunan kawasan Dago baru dimulai sekitar tahun 1900, yaitu Hotel Jayakarta dan rumah Andre Van der Brun yang terletak di sebelahnya. Hingga saat ini, kedua bangunan tersebut masih ada. Pembangunan Dago semakin berkembang dengan adanya Dago Tea House atau Dago Tee Huizz, sebuah restoran untuk para bangsawan Belanda yang ingin bersantai.

Baca Juga : Rekomendasi Restaurant Enak & Hits Di Bandung

3. Sudah Jadi Tempat Istirahat Sejak Zaman Belanda

Sejak zaman dahulu, kawasan Dago memang menjadi kawasan yang cocok untuk dijadikan tempat beristirahat. Saat Belanda berkuasa, kawasan itu juga dijadikan sebagai rumah peristirahatan dan kawasan elit.

Pembangunan Dago pun dimulai pada tahun 1905 oleh Andre van der Brun. Selain membangun rumah peristirahatan, di kawasan Dago juga dibangun Dago Thee Hui atau sekarang lebih dikenal sebagai Dago Tea House.

4. Pusat Bisnis

Selain destinasi wisata hingga identik dengan tempat nongkrong, kawasan Dago juga kerap dijadikan pusat bisnis. Beberapa perusahaan berdiri di sepanjang Jalan Ir H Djuanda. Mulai dari perbankan, mal, hotel, restoran hingga factory outlet.

Berikut tadi adalah fakta menarik tentang jalan dago Bandung. Bagaimana apakah dari kalian ada yang tahu tentang fakta menarik lain tentang dago?