Kam. Sep 29th, 2022

Bagi kamu pecinta seni, sudah pernah berkunjung ke SSAS belum nih? Tidak afdol rasanya jika penggiat seni belum pernah mengunjungi art space ini. Mulai dari bangunan dan setiap ruangan beserta isi di dalamnya mengandung nilai seni yang khas. Jadi pastikan SSAS ini masuk dalam list kunjunganmu, terutama bagi Kamu yang sedang di Bandung.

Terdapat juga Amphiteater untuk pertunjukan teater, konser musik, pembacaan puisi dan program seni pertunjukan lainnya, Bale Handap untuk menghadirkan program khusus seperti diskusi, seminar, pemutaran film dan lokakarya, Rumah Bambu yang merupakan bangunan orisinil sebelum pembangunan SSAS, dan setelah direnovasi menjadi fasilitas akomodasi untuk seniman residensi dan seniman lain yang terlibat dalam program SSAS, dan Pustaka Selasar yang merupakan pusat data Selasar Sunaryo Art Space yang memuat 1.500 materi seperti buku, katalog, majalah, transkrip, jurnal, kliping, poster, foto, dan film.

Galeri seni yang dibangun oleh seniman Indonesia ternama Sunaryo. Selain menggelar beberapa eksibisi temporer sepanjang tahun, galeri ini memiliki pameran permanen yang terdiri dari karya-karya memukau dari Sunaryo sendiri, termasuk Bumi Semakin Panas, Tiada Lagi Tempat Berkicau, dan Antara Yang Hidup dan Yang Mati. Di sini Anda juga akan menemukan Pustaka Selasar, perpustakaan kecil dengan lebih dari 1,000 buku dan dokumentasi tentang seni rupa, sastra, dan fotografi, serta kafe Kopi Selasar yang nyaman untuk bersantai usai puas mengelilingi seluruh galeri!

Harga Tiket Masuk Selasar Sunaryo

Pengunjung yang datang dan ingin melihat berbagai koleksi seni di galeri ini perlu membeli tiket. Harga tiket masuknya masih terjangkau.Dengan Rp.25.000 kalian sudah biasa masuk ke galeri ini.

Baca Juga : Pusat Perbelanjaan Oleh-Oleh Di Kota Bandung

Sebelum memasuki kawasan galeri, terdapat beberapa peraturan dan tata tertib yang wajib dipahami dan diikuti bagi para pengunjung, antara lain:

Peraturan

• Pengunjung tidak diperbolehkan menyentuh karya seni

Pasalnya, karya seni yang dipamerkan di galeri ini cenderung mudah rusak dan rapuh meskipun hanya terkena sentuhan sedikit.

• Pengunjung dilarang membawa benda tajam, pena dan perangkat penusuk lainnya.

• Dalam pengambilan foto atau video terhadap objek seni, pengunjung tidak diperkenankan apabila untuk kepentingan pribadi.

• Pengujung tidak dianjurkan untuk membawa makanan atau minuman dari luar, termasuk dari cafe yang berada di kawasan tersebut, yaitu

• Pengunjung dilarang keras untuk merokok di semua area galeri seni.